Hesperian Health Guides

Limbah air nuangan: Masalah atau sumberdaya

Pada bab ini:

Karena jumlah air di dunia tetap sama, semua air digunakan berkali-kali. Tetapi air yang mengalir di permukaan dan air yang telah digunakan untuk mencuci, bertani, sanitasi, atau untuk industri sering mengandung kuman-kuman dan bahan kimia yang membuatnya tidak aman untuk minum, mandi, atau mencuci.

Air yang tidak terkontaminasi oleh bahan kimia beracun atau kotoran manusia dapat digunakan kembali setelah dibersihkan secara sederhana. Metode pembersihan terbaik yang sesuai untuk rumah tangga atau komunitas Anda tergantung pada jumlah air buangan yang akan dibersihkan, apa yang mencemari, akan digunakan untuk apa, dan berapa banyak waktu, tempat, dan tenaga kerja yang Anda miliki untuk membersihkan air tersebut.

Solusi untuk air keruh

Air keruh adalah limbah air yang telah digunakan untuk mencuci dan pekerjaan rumah tangga lainnya, tetapi tidak mengandung kotoran manusia. Sepanjang Anda tidak menggunakan sabun atau bahan pencuci yang beracun (lihat cara membuat produk pembersih yang lebih aman), air keruh hanya membutuhkan perlakuan sederhana sebelum digunakan kembali di taman, atau bahkan tidak memerlukan perlakuan sama sekali sebelum dibuang ke tanah.

PENTING! Air keruh sama sekali tidak aman untuk diminum

Ada beberapa tipe sistem pengolahan air keruh. Semua sistem pengolahan air keruh berfungsi dengan baik bila:

  • mudah dibangun dan dipelihara.
  • air tidak mengandung lemak, konsentrat pemutih, bahan pengencer, dan bahan kimia lainnya.
A drain leads from a house through a constructed wetland to a small garden.

Membangun konstruksi lahan basah (bedengan alang-alang) untuk menyaring air keruh

Salah satu cara untuk membersihkan air keruh adalah dengan meniru bagaimana alam membersihkan air dengan membuat suatu lahan basah. Membuat konstruksi lahan basah (disebut juga bedengan alang-alang) dapat membersihkan air keruh dengan cara menyaring air melalui lapisan tanaman, tanah, dan batu-batuan. Unsur hara di dalam air keruh memberi makanan bagi tanaman, dan tanaman menambah oksigen pada air, yang kemudian membantu membersihkannya. Bedengan alang-alang juga:

  • memberikan air irigasi bagi tanaman pangan.
  • menumbuhkan tanaman-tanaman yang dapat Anda panen untuk keperluan lain, seperti bambu atau alang-alang.
  • menggantikan genangan air dengan taman-taman yang indah.
PENTING! Membangun konstruksi lahan basah tidak dapat membersihkan kotoran padat manusia (tinja).

Membuat konstruksi lahan basah

Dalam merencanakan sebuah konstruksi lahan basah, pertimbangkan hal-hal berikut:

  • Berapa luas areal yang Anda butuhkan dan berapa dalam? Makin banyak air yang mengalir melalui sistem ini, makin luas lahan yang dibutuhkan dan makin dalam bedengan yang harus dibuat untuk dapat menyaring air keruh dengan aman. Jika air mengalir terlalu cepat, bedengan tidak dapat membersihkan dengan baik.
  • Apakah letak sumber airnya lebih tinggi daripada lahan basah? Air harus mengalir melalui lahan basah, jadi air harus datang dari sumber yang terletak di atasnya, atau harus dipompa.
  • Kemana air bersih akan mengalir? Dapatkah air bersih itu dikumpulkan didalam tangki penyimpanan atau dialirkan langsung ke taman?

Lahan basah dapat dibangun di mana saja asalkan luasannya cukup. Jika luasannya sempit, lahan basah dapat dibuat di atas tanah di dalam wadah, misalnya sebuah drum berkapasitas 200 liter. Di daerah yang tanahnya mudah menyerap air atau permukaan air tanahnya tinggi, gali sebuah lubang dan alasi dengan plastik tebal atau semen. Di daerah bertanah lempung tidak perlu dilapisi.

Memelihara konstruksi lahan basah

Sebuah konstruksi lahan basah yang digali di dalam tanah dapat membersihkan air keruh dalam jumlah banyak.

EHB Ch6 Page 101-1.png
Tanaman lahan basah yang
tersedia di lokasi Anda.
Pipa pemasukkan air (air keruh dari dalam rumah).
Batu-batu kecil (ukuran 2 sampai 4 cm) di sekitar pipa pemasukkan air.
Batu-batu kecil (ukuran 2 sampai 4 cm) di sekitar pipa pemasukkan air.
Di bagian atas adalah mulsa setebal 7 sampai 8 cm untuk mencegah bau dan berkembangbiaknya nyamuk.
Pipa pengeluaran (sekitar 4 atau 5 cm), tidak lebih dari 15 cm di bawah pipa pemasukkan air.
Batu-batu besar (ukuran 4 sampai 5 cm) di sekitar pipa pengeluaran.
Lubang sedalam 30 sampai 70 cm.

Setiap konstruksi lahan basah mempunyai kebutuhan yang berbeda tergantung pada jumlah air, jenis tanah dan tanamannya, dan kondisi lainnya. Lakukan beberapa percobaan untuk mendapatkan cara terbaik agar konstruksi lahan basah Anda berfungsi dengan baik.

  • Jika tanaman mengering atau mati, air yang menaglir masuk tidak cukup banyak. Sumber air lain bisa ditambahkan ke dalam sistem ini, lubang dapat dibuat lebih kecil atau lebih dangkal, atau bisa ditambahkan tanaman baru.
  • Jika air tidak mengalir melewati bedengan, coba dengan batu-batu yang lebih besar dan kurangi pasirnya, atau turunkan posisi pipa pengeluaran.



Halaman ini telah diperbarui pada tanggal:17 Nov 2022