Hesperian Health Guides

Bahasa isyarat dan bahasa lisan/percakapan

Kedua macam bahasa yang dapat dipelajari oleh seorang anak tunarungu atau tidak dapat mendengar dengan baik ialah:

  • bahasa isyarat, bila dia menggunakan tangannya untuk berkomunikasi dengan isyarat-isyarat yang digunakan oleh masyarakat tunarungu di suatu daerah atau negara tempat dia tinggal.
  • bahasa lisan/percakapan, bila dia menggunakan suaranya dan membaca gerak bibir untuk berkomunikasi dalam bahasa lisan/percakapan di daerah atau negara itu.


Sebagian anak yang dapat mendengar sedikit akan dapat berbicara dan membaca gerak bibir. Anak-anak yang lain berkomunikasi paling baik dengan membuat isyarat-isyarat dengan tangan mereka. Anda mungkin hendak memulai dengan satu bahasa dan mengajarkan kepada anak anda cara-cara lain untuk berkomunikasi setelah dia lebih besar.

A woman signing and gesturing to a girl.
Sekarang waktunya tidur.

Misalnya:

Banyak orang yang memulai dengan gerakan tangan dan isyarat dengan seorang anak kecil, terutama jika mereka tidak yakin apakah anak dapat mendengar suara percakapan. Lalu, ketika anak telah lebih besar dan mengerti beberapa isyarat, mereka mungkin mencoba mengajarkan padanya untuk membaca gerak bibir dan berbicara.

A girl and a small child speaking as they hold a ball.
Vaw.
Bola! Betul!

Orang lain mulai dengan berbicara dan membaca gerak bibir jika mereka tahu bahwa anak mereka dapat mendengar sebagian bunyi, atau bila dia menjadi tuli setelah dia belajar berbicara. Bila seorang anak tidak belajar bahasa lisan/percakapan setelah suatu jangka waktu tertentu, mungkin itu berarti bahwa bahasa isyarat lebih cocok bagi anak ini.




Halaman ini telah diperbarui pada tanggal:29 Des 2021