Hesperian Health Guides

Virus Corona — COVID-19


    Enter coupon code WTND20 at checkout for 20% off Where There Is No Doctor Buy the book now!

Apa itu COVID-19?

COVID-19 adalah jenis dari virus corona, yang merupakan kuman kecil (terlalu kecil untuk dilihat sehingga harus menggunakan mikroskop) yang dapat menyebar dan menyebabkan penyakit pada manusia. COVID-19 menyebabkan beberapa gejala mirip flu seperti batuk kering, sesak napas, demam, dan nyeri badan. COVID-19 pada umumnya memengaruhi sistem pernapasan. Meskipun sebagian besar infeksinya tidak berbahaya, namun penyakit ini dapat menyebabkan pneumonia (infeksi serius di paru-paru) dan pada beberapa kasus dapat menyebabkan kematian.

Bagaimana virus corona dapat menyebar?

Corona color Page 1-1.png

Virus corona dapat menyebar dari orang yang terinfeksi melalui percikan yang dilepaskan saat bernapas, batuk, atau bersin ke orang lain, permukaan benda, atau ke makanan. Virus masuk ke dalam tubuh melalui mulut, hidung, dan mata. Begitu virus berada di dalam tubuh, dia mulai berkembang biak dan menyebar ke area lain. Virus corona dapat hidup di dalam tubuh manusia selama 2 hingga 28 hari sebelum gejalanya terlihat. Dengan demikian, orang secara tidak sadar dapat terjangkit virus corona dan menularkannya ke orang lain. Virus corona dapat hidup di permukaan dan benda selama lebih dari seminggu. Virus ini menyebar dengan mudah melalui kontak.

Siapa yang dapat terinfeksi virus corona?

Siapa pun dapat terinfeksi. Bahkan jika Anda sudah terkena penyakit tersebut dan sembuh, Anda masih bisa terjangkit kembali. Orang yang berusia lebih dari 45 tahun, terutama orang tua, dan mereka yang memiliki riwayat penyakit, terutama penyakit pernapasan dan sistem kekebalan tubuh yang melemah, berisiko lebih besar terkena virus corona dan mengalami efek yang lebih parah.

Bagaimana cara mencegah infeksinya?

Saat ini belum ada vaksin atau obat tertentu untuk virus corona. Virus corona tidak bisa dibasmi dengan antibiotik maupun pengobatan alami. Virus corona hanya dapat dicegah dengan menghindari kontak dengan virus tersebut dan melakukan pembersihan berkala untuk membasminya.

  • Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air atau gunakan antiseptik berbasis alkohol.
    • Cuci bersih tangan Anda dengan sabun di air mengalir selama 20 detik, pastikan untuk menggosok sela-sela jari dan kuku, seluruh tangan, pergelangan tangan, serta lengan.
    • Selalu mencuci tangan setelah menggunakan toilet, sebelum makan, serta setelah batuk, bersin, atau membuang ingus.
    • Jangan menyentuh wajah tanpa terlebih dahulu mencuci tangan.
  • Bersihkan permukaan benda (seperti meja, gagang pintu, dll.) yang mungkin tersentuh pada orang yang terjangkit virus corona, serta gunakan alkohol atau pemutih sebagai disinfektan:
    • Alkohol: Isopropil alkohol dalam konsentrasi 70% akan membunuh kuman virus corona dengan cepat. Gunakan untuk membersihkan permukaan benda seperti meja, gagang pintu, dan peralatan lainnya. Larutan 60% hingga 70% berfungsi paling baik; jangan gunakan larutan 100% karena tidak ada gunanya. Jika alkohol Anda berkosentrasi 100%, maka tambahkan air dengan perbandingan 1 cangkir air untuk 2 cangkir alkohol. Pertama bersihkan dengan sabun dan air, kemudian gunakan larutan alkohol dan biarkan mengering.
    • Pemutih: Pemutih biasanya berupa larutan 5%. Tambahkan air dingin (air panas tidak akan berguna) untuk mencairkannya, gunakan 2 cangkir pemutih untuk 5 galon air. Pertama bersihkan tangan dengan sabun dan air, kemudian gunakan larutan pemutih dan biarkan mengering.
  • Bersihkan benda-benda yang sering Anda sentuh dengan disinfektan.
  • Cuci pakaian menggunakan deterjen dan air panas. Jika mesin cuci Anda memiliki siklus pra-bilas, pastikan untuk menggunakannya.
  • Mengenai masker. Gunakan masker bedah jika sedang sakit sehingga Anda tidak menyebarkan kuman. Jika Anda tidak sakit, tidak perlu menggunakan masker. Jika Anda dalam keadaan sehat dan merawat orang sakit dengan dugaan infeksi Virus Corona, masker N95 akan melindungi Anda jauh lebih baik daripada masker bedah, di mana perlindungannya sangat terbatas. Penggunaan masker yang benar:
    • Sebelum menggunakan masker, bersihkan tangan Anda dengan antiseptik berbasis alkohol atau sabun dan air.
    • Tutup mulut dan hidung Anda dengan masker, pastikan tidak ada celah pada wajah Anda.
    • Jangan sentuh masker ketika Anda menggunakannya.
    • Jika lembab, gantilah dengan masker yang baru.
    • Jangan gunakan kembali masker yang sudah dipakai.
    • Ketika melepaskan masker, lepaskan melalui tali elastis yang berada di area belakang kepala (jangan sentuh masker), segera buang ke tempat sampah yang tertutup, dan bersihkan tangan Anda setelah itu.
    • Jangan gunakan kain di wajah Anda selain masker. Kain tersebut akan menjadi lembap karena napas, sehingga tetesan yang menular dari luar lebih mudah masuk ke tubuh Anda.
  • Jaga kesehatan Anda. Jika Anda bersin, batuk kering, sulit bernapas, dan demam, hubungi dokter atau petugas kesehatan setempat untuk mendapatkan instruksi cara mendapatkan perawatan. Karena bahaya parah dari COVID-19 adalah kesulitan bernafas (Acute Respiratory Distress Syndrome--ARDS) atau dikenal sebagai Sindrom Gangguan Pernafasan Akut, perawatan pada kasus yang parah akan mencakup pemberian oksigen dan pemasangan ventilator mekanik, yang hanya tersedia di rumah sakit.
    • This page was updated:01 Apr 2020